Kata Mutiara

Hikmah adalah barang hilang milik orang yang beriman. Di mana saja ditemukan, maka ambillah.

(HR Tirmidzi)

19 Agustus 2011

Kirim Santri: Agar Tak Hanya Otodidak

Kirim Santri untuk Jadi Programer: Agar Tak Hanya Otodidak
 
Pondok Pesantren Sidogiri  (PPS) kembali melakukan kerjasama dengan perguruan tinggi. Kali ini, Universitas Nasional PASIM yang berada di Kota Bandung menawarkan beasiswa bagi dua santri PPS untuk meneruskan pendidikannya di universitas yang dikenal  dengan teknologi dan sistem informasinya ini. Untuk itu, pengurus PPS merespon dengan mengirimkan dua santrinya, yaitu, Syamsu-l Arifyn Munawwir dan Iqbal Akkad.
Berkaitan dengan hal ini, Sekretaris Umum PPS, A. Saifulloh Naji menjelaskan bahwa pengiriman santri ini dimaksudkan untuk memajukan teknologi informasi dan sistem komputerisasi PPS di masa yang akan datang. Lebih lanjut, beliau menjelaskan, bahwa keduanya diharuskan kembali ke PPS setelah menyelesaikan studinya.  “Setelah lulus, mereka harus mengabdi ke PPS,” jelasnya.
Ust. Saifulloh juga mengatakan bahwa selama ini yang bertugas menangani komputerisasi di PPS masih otodidak sehingga perkembangannya berjalan lambat. Oleh karenanya, diharapkan dengan pengiriman dua santri tersebut, sistem komputerisasi di PPS  bisa ditangani oleh orang yang memiliki formalitas dan betul-betul berkompeten di bidangnya.
Ketika dikonfirmasi, Iqbal Akkad menjelaskan bahwa dirinya dan Syamsu-l Arifin M. mengambil program S-1 Teknik Informatika di universitas yang direktori oleh Prof. Dr. Habib Mohammad Baharun, SH, MA, itu. Selain itu, keduanya juga diharuskan untuk mengikuti pelatihan bahasa pemerograman Java, PHP dan VB.net.

A. Biyadi/BS

Sumber: Buletin SIDOGIRI, edisi 47/Shafar/1431.

Catatan:  Syamsu-l Arifyn Munawwir kuliah Psikologi dan Iqbal Akkad kuliah Teknik Informatika.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar