Kata Mutiara

Hikmah adalah barang hilang milik orang yang beriman. Di mana saja ditemukan, maka ambillah.

(HR Tirmidzi)

14 Agustus 2017

M. Syamsul Arifin Munawwir: Harumkan nama Pesantren dengan Menulis

Majalah Peduli, edisi 97/Agustus 2017


Dunia tulis-menulis sudah akrab di kehidupan M. Syamsul Arifin Munawwir sejak remaja. Sejak duduk di bangku Madrasah Tsanawiyah, pria yang akrab disapa Mas Syamsul itu telah gemar menulis. “Dari Tsanawiyah sud
Profil Syamsul Arifin Munawwir di majalah Peduli
ah biasa menulis puisi dan esai, tapi sekedar disimpan sendiri,”
ungkapnya.

Pasca lulus dari Tsanawiyah, Mas Syamsul melanjutkan pendidikannya di MMU Aliyah Sidogiri. Di tahun pertamanya di jenjang Aliyah, ia terpilih sebagai perwakilan kelas untuk mengikuti Diklat Jurnalistik, dengan trainer Prof. Dr. Hb. Mohammad Baharun, yang saat itu masih menjadi jurnalis.

Dari sini lah ia mulai mengasah bakatnya sebagai penulis, dengan bimbingan jurnalis profesional. “Di akhir Diklat, ada tulisan yang bakal dimuat di majalah IJTIHAD, eh ternyata tulisan saya yang dimuat,” kesannya perihal tulisan pertamanya yang dimuat media.

Kian hari keahliannya dalam menulis kian berkembang. Artikel, puisi dan cerpennya dimuat di berbagai media. Ia juga dipercaya memimpin media cetak maupun online yang ada di Pondok Pesantren Sidogiri, semisal majalah IJTIHAD dan Buletin Sidogiri, hingga pada tahun 2012 ia menerbitkan buku perdananya, yang berjudul “Islam Indonesia di Mata Santri.”

Setelah mengabdi sebagai staf pengajar di MTs Sidogiri selama beberapa tahun, ia terpilih menjadi penerima beasiswa, untuk melanjutkan pendidikan di Universitas Nasional PASIM, Bandung. Di kampus, ia dipercaya sebagai pemred majalah kampus dan mengajar di pesantren mahasiswa.

Prestasi Syamsul berlanjut di bangku kuliah pascasarjana. Karya ilmiahnya terpilih sebagai yang terbaik, di sebuah ajang konferensi psikologi Islam tingkat nasional, NCIP-IIUCP; menyisihkan puluhan karya mahasiswa lain dari berbagai kota bahkan luar negeri. “Alhamdulillah tulisan saya dinobatkan sebagai yang terbaik, saya anggap itu sebagai penyemangat untuk terus berkarya," terangnya.

Kini Syamsul tengah menempuh studi pascasarjana di Universitas Islam Indonesia (UII), Yogyakarta. Di sela kesibukannya menimba ilmu, Ketua PP Harakah Mahasiswa Alumni Santri Sidogiri (HMASS) ini tetap aktif menulis di berbagai media cetak maupun online. Ia juga kerap dihadirkan di even jurnalistik dan writing, baik sebagai pembicara maupun juri lomba menulis. "Ini berkah dari belajar di pesantren Sidogiri, di mana santri telah dibiasakan berorganisasi dan menulis," syukurnya.

*AF

Tidak ada komentar:

Posting Komentar